Rabu, 16 Mei 2007
16.30 - 20.00
Pulang
kantor jam 16.30 langsung k kostan, mandi + siap2 brgkt k Rawamangun,
sambil jemput Jenny. Setelah melalui kemacetan pertama di hari itu,
akhirnya pkl. 20.00 gw ma Jenny sampe jg di meeting point Apotek Sion,
Rawamangun. Disana sudah ada Yuni, Wan, Ming2, dan Wisnu (tmnnya Wan).
Sktr jam 20.15an, Ratih (tmnnya Wisnu) datang, dan ga lama kemudian bis
yang akan qta tumpangi jg tiba.
21.00 - 00.00
Perjalanan darat Jakarta – Jepara dimulai.
Jam
21.00 setelah grup lainnya (rombongan yang sama2 mo k Karimun Jawa
berjumlah 6 org) bergabung di bis, akhirnya bisnya mulai berangkat di
tengah kegelapan malam dan KEMACETAN Jakarta…
Dengan masing2 peserta memperoleh jatah 2 kursi/org (kecuali Wisnu & Ratih yg masing2 1 kursi
),
trnyata tetap tidak mudah untuk bias tidur didalam bis yang sepanjang
perjalanan penuh goncangan. Hanya ada 1 org yang bener2 bisa tidur
pulas berhubung jatah 2 kursi/org bener2 pas untuk ukuran tubuhnya yang
kecil mungil itu….siapa lagi kalo bukan….Yuni….-__-“
Kamis, 17 Mei 2007
00.00 - 13.00
Setelah
sempat berhenti makan dan beberapa kali berhenti di pom bensin utk
“nature call” dan mengisi solar, akhirnya sktr pukul 13.00 qta sampai
juga di Dermaga Pantai Kartini, Jepara. Dengan mata suntuk menahan
kantuk, semua peserta Karimun Jawa Adventure menjadi bersemangat lagi
setelah 16 jam ga bisa tidur, badan pegel dan pantat tepos (kecuali
Yuni yang terlihat segar bugar dengan mata berbinar-binar yang berulang
kali mengucap syukur atas ukuran tubuhnya yg ngepas di 2 kursi…-__-“)
Anyway,
akhirnya pertanyaan gw ma Wan terjawab sudah. Ternyata kalo dari
Jakarta, Jepara itu letaknya sesudah Semarang….>__<” 13.00 - 21.30an
Di
dermaga terlihat 3 buah kapal yang memungkinkan sebagai sarana untuk
melanjutkan perjalanan k Pulau Karimun Jawa. Dari my sense of size,
terbagi atas: 1. Kecil, 2. Sedang, 3. Agak Besar yang ketiga-tiganya
berbahan baku kayu….-__-“
Sebuah percakapan kecil berujung pada
sebuah lontaran kalimat yang hampir mirip dari gw, Wan, & Wisnu
saat qta berdiri disamping kapal yg kecil. “Buset
dah klo sampe kapal qta nantinya adalah kapal “Kecil” ini, 6 jam
perjalanan pake kapal (kecil) ini kliatannya serem bgt.…-__-“
Setelah
semua barang diturunkan dari bis, gw ma Wan dan beberapa org dr
rombongan yg laen naik lagi k bis utk menuju sebuah lokasi t4
menyalurkan “nature call” qta 
Dari
kejauhan terlihat para peserta lain mulai bergerak menuju k arah
diparkirnya 2 buah kapal (Sedang dan Agak Besar). Dalam hati yang lega:
“piff…untunglah bukan kapal kecil itu…”. Dan tepat didepan kedua buah
kapal (yg sedang dan agak besar), para peserta terlihat mulai menaikkan
barang2 ke sebuah…
…. Kapal…yang ukurannya kira2 1/2x lebih kecil dari kapal “kecil” yang pertama qta lihat…

Dengan beratapkan terpal dan duduk lesehan beralaskan tikar bambu serta perasaan was2….>__<”

Suasana Lesehan - photo by An’Q
Akhirnya perjalanan k pulau Karimun Jawa dimulai sekitar jam 13.30…
Salah satu awak kapal diantara tumpukan tas - photo by An’Q

Yuni in action - photo by An’Q

Wan & Yuni menjelang sunset - photo by An’Q
Dan
sepanjang jalan ditengah lautan lepas, sekali lagi ratu narsis qta
memanfaatkan postur mungilnya utk menyelip diantara kaki2 yang
betebaran utk kemudian tidur lagi…haizz….-__-“
Memasuki sore hari, disaat matahari sudah tidak “ganas” lagi, terpalnya kemudian dibuka, dan….
What a view…
Sunset is coming…. Pemandangan yang terbilang langka utk dilihat di Jakarta…kyknya dah lama bgt gw ga liat sunset >__<”






Time by time of Sunset - photo by An’Q
Saat
malam menjelang, suasana tambah mencekam setelah kapal yang qta
tumpangi kehilangan daya dan tenaga untuk melaju dengan kecepatan
maksimalnya….-__-“ Entah kenapa kyknya ada kerusakan mesil sehingga
kapal yang qta tumpangi hanya bias melaju dengan kecepatan seadanya dan
bahkan sampe mst ditarik oleh sebuah kapal nelayan yg lbh kecil lagi
ukuranya…-__-“ And… as Yuni said on her blog, I saw what she saw that
night….sebuah pemandangan yang menakjubkan dan sangat langka bahkan
hamper ga mungkin dilihat di Jakarta. Ribuan bintang yang terhampar bak
permadani indah di langit malam yang kelam (cuiiih…sok puitis….
).
And I saw it too… Three shooting stars…As I said to sum1 who’s sms me that night, “I wish u were here too” 
Bener2 pemandangan dan kesempatan yang sangat langka bisa liat ribuan
bintang, shooting stars, ditengah kegelapan malam yang mencekam sambil
tiduran dan terombang-ambing dilautan luas… 
Karena bintangnya ga mo difoto, jd gw foto Yuni yang lagi berbinar2 liat bintang (sbg bukti
)
Anyway,
side story saat ditengah laut, sempat ga dapet sinyal utk semua
provider hp, sampe akhirnya XL duluan dapet lalu kemudian Telkomsel (jd
yg mo k sana sebaiknya bawa no. Telkomsel ato XL aja). Dan entah
kenapa, hp gw sinyalnya nambah kalo dideketin k Yuni, dengan kata lain,
Yuni ada bakat utk jadi BTS
Sktr jam 21.30an sampe juga di dermaga Pulau Karimun Jawa…piff…
Dengan perasaan lega setelah akhirnya bisa menginjakkan kaki didaratan lagi, sempat ada celetukan: “yak dah sampe, ini karimun jawa… silakan naik kapal lagi pulang ke Jakarta”
And guess what….qta bener2 disuruh naek kapal lagi…lebih kecil pula…
Tp trnyata bukan utk balik lagi k Jakarta, tapi utk lanjut k Wisma Apung yang terletak…somewhere in the sea… 
Wisma Apung
Namanya
juga wisma apung, yah sesuai namanya bener2 terapung di tengah laut
yang berhiaskan terumbu2 karang dan koloni2 bulu babi a.k.a landak
laut…>__<” 
Btw, bener2 ada penangkaran ikan hiu-nya lho
dan btw lagi, airnya bener2 jernih, malam hari pun qta ttp bisa ngeliat isi lautnya…. 

Setelah pilih2 kamar dan beres2, akhirnya….makaaaaaan….
Terdengar celetukan nan serem dari seorang Yuni, “gw bisa makan orang malam ini…..”

Untunglah
makanan berbagai macam ikan (jgn Tanya gw nama2nya apa…-__-) udah
tersedia di Wisma Apung, piff… naga2 di perut Yuni ga jadi makan orang
d… 

Setelah
makan dan charge hp2 yang dah pada kelaparan minta makan jg, qta
keliling2 bentar di wismanya sambil liat2 hiu2 yang ada di penangkaran
yang ada di wisma apung. Dan gw baru tau dari Yuni kalo hiu2 itu emang
ga bisa diem krn…apa ya??? (gw lupa
) soalnya selagi Yuni menjelaskan ttg hiu yg ga bisa diem, terdengar celetukan dahsyat dr Ming2, “iye, kyk Yuni”
wakaka…ternyata yuni = emaknya hiu

Setelah
puas ngobrol ngalor ngidul, maen capsa bentar, liat2 langit dll,
akhirnya qta bubar dan tidur dikamar masing2, siap2 untuk petualangan
hari kedua di pulau sekitar Karimun Jawa….
To be continued….